Cerita dewasa – Seks antara keponakan dan Om
Cerita Dewasa – Habis isi pulsa,tapi mau kugunakan apa aku bingung,mau telpon orang terdekat ya gak punya problem yang harus dibicarakan jadi sebaiknya aku gunakan untuk apa’. Masih bingung sambil duduk di sebuah sofa di depan ku masih terhidang sepotong cake manis dan kopi susu,aku bairkan saja dulu. Terbersit sekilas ide cantik. Bayangan keponakan nakal “Febi’ kok banyak banget dikepala,akhirnya ku putuskan untuk meneleponnya,sudah lama gak denger suaranya yang centil dan genit.kehadirannya dan suaranya kadang aku rindukan membuat segala yang ku pikirkan dangkal jadi terang kembali,ku coba Berkali kali kucoba menghubungi HP Febi, dia keponakanku yang kuliah di Semarang, tapi selalu dijawab si Veronica,Wow,sebal banget suaranya bukan dari orang yang aku harapkan melainkan sekretaris nasional dari Telkomsel. Akhirnya aku spekulasi untuk langsung saja ke tempat kost-nya, aku masih punya waktu 2 jam sebelum schedule pesawat ke Jakarta, rasanya kurang pantas kalau aku di Semarang tanpa menengok keponakanku yang sejak SMP ikut denganku.
Cerita Dewasa – enaknya ngentot memek mertua yang masih seret

Cerita Dewasa – SI mertua yang seharusnya aku hormati karena dia adalah ibu mertuaku,malah kujadian sarana pelampiasan sex ku.Terlebih ini aku tahu bahwa Hal yang tidak patuttetep saja aku hubungan sex dengannya tanpa sepengetahuan istriku.Hari itu masih ku ingat dibenak ku,Mertuaku mendesah dengan hebatnya dan menggelinjang merasakan desiran nikmat aku main dengan slow rasanya ada sensasi yang luar biasa tidak seperti dengan istriku sendiri. Pagutanku kemudian turun ke buah dada mertuaku. Kujilati dan gigit-gigit kecil puting susu mertuaku yang sudah mulai mengeriput tapi rasa nya tetep sama,sambil tangan yang satu meremas buah dada yang lain.dia mendesah-desah meremas bantal disebalahnya dengan Hasrat yang penuh nikmat. Cerita dewasa seks kembali menyajikan sepeputar sek diatas adalah cuplikan adegan panas salah satu anak menantu kepada sang mertua,dengan sensasi dan gairahnya yang mampu membuat kalian semua terangsang,karena bisa terangkai dengan indah dan mengundang nafsu ketika cerita itu dirangkai dari bait-bait cinta manusia yang tak sepantasnya melakukan itu. Semakin dilarang, semakin disenang.Semoga cerita kali ini membuat kalian semuanya puas dengan sek dan sek.
Ini adalah salah satu pengalaman nyata dari kehidupan sex-ku selama ini. Aku Roy, 32 tahun. Menikah, punya 2 anak. Istriku sangat cantik. Banyak yang bilang mirip bintang sinetron ternama saat ini. Kami tinggal di Bandung. Yang akan aku ceritakan adalah hubunganku dengan mertua aku sendiri.
Mertua aku tinggal di kota P, masih wilayah Jawa Barat. Suatu waktu aku ada tugas kerja ke kota P tersebut. Aku pergi naik motor. Sesampainya di kota P, aku langsung menyelesaikan tugas dari kantor. Setelah selesai, aku sengaja singgah dulu ke rumah mertua untuk istirahat. Sesampai di rumah, mertua perempuanku datang menyambut.
“Kok sendirian Roy? Mana anak istrimu?” tanya mertuaku.
“Saya ada tugas kantor disini, Ma. Jadi mereka tidak saya ajak. Lagian saya cuma sebentar kok, Ma. Hanya mau numpang mandi dan istirahat sebentar,” jawabku.
“O begitu.. Akan mama siapkan makanan buat kamu,” ujar mertuaku.
Lalu aku mandi. Setelah itu aku segera ke meja makan karena sudah sangat lapar.
Cerita Dewasa – Adik Iparku membuatku Orgasme berkali-kali

To kesekian kalinya Ceritadewaseks.com tidak bosan-bosannya menyajikan cerita dewasa dan cerita seks yang heboh pastinya sekali mebaca kan berkunjung lagi dan berkunjung lagi.Dimana gak?cerita yang disajikan cukup terkesimak bila dihayati.Adapun cerita yang berbaur dengan sex akan menambah anda dalam berpikir luas tentang sex.Jika berpedoman pada “jangan Ml Sebelum nikah”bagus juga,tapi kuk bnyak yang gak kuat.Ya imannya masing-masing manusia beda.Emang sex adala”Masak apa Yen?” kataku sedikit mengejutkan adik iparku, yang saat itu sedang berdiri sambil memotong-motong tempe kesukaanku di meja dapur.
“Ngagetin aja sih, hampir aja kena tangan nih,” katanya sambil menunjuk ibu jarinya dengan pisau yang dipegangnya.
“Tapi nggak sampe keiris kan?” tanyaku menggoda.
“Mbak Ratri mana Mas, kok nggak sama-sama pulangnya?” tanyanya tanpa menolehku.
“Dia lembur, nanti aku jemput lepas magrib,” jawabku.
“Kamu nggak ke kampus?” aku balik bertanya.
“Tadi sebentar, tapi nggak jadi kuliah. Jadinya pulang cepat.”
“Aauww,” teriak Yeyen tiba-tiba sambil memegangi salah satu jarinya. Aku langsung menghampirinya, dan kulihat memang ada darah menetes dari jari telunjuk kirinya.
“Sini aku bersihin,” kataku sambil membungkusnya dengan serbet yang aku raih begitu saja dari atas meja makan.
Yeyen nampak meringis saat aku menetesinya dengan Betadine, walau lukanya hanya luka irisan kecil saja sebenarnya. Beberapa saat aku menetesi jarinya itu sambil kubersihkan sisa-sisa darahnya. Yeyen nampak terlihat canggung saat tanganku terus membelai-belai jarinya.
“Udah ah Mas,” katanya berusaha menarik jarinya dari genggamanku. Aku pura-pura tak mendengar, dam masih terus mengusapi jarinya dengan tanganku.
Aku kemudian membimbing dia untuk duduk di kursi meja makan, sambil tanganku tak melepaskan tangannya. Sedangkan aku berdiri persis di sampingnya.
“Udah nggak apa-apa kok Mas, Makasih ya,” katanya sambil menarik tangannya dari genggamanku.
Kali ini ia berhasil melepaskannya.
“Makanya jangan ngelamun dong. Kamu lagi inget Ma si Novan ya?” godaku sambil menepuk-nepuk lembut pundaknya.
“Yee, nggak ada hubungannya, tau,” jawabnya cepat sambil mencubit punggung lenganku yang masih berada dipundaknya.
Kami memang akrab, karena umurku dengan dia hanya terpaut 4 tahun saja. Aku saat ini 27 tahun, istriku yang juga kakak dia 25 tahun, sedangkan adik iparku ini 23 tahun.
“Mas boleh tanya nggak. Kalo cowok udah deket Ma temen cewek barunya, lupa nggak sih Ma pacarnya sendiri?” tanyanya tiba-tiba sambil menengadahkan mukanya ke arahku yang masih berdiri sejak tadi.
Sambil tanganku tetap meminjat-mijat pelan pundaknya, aku hanya menjawab, “Tergantung.”
“Tergantung apa Mas?” desaknya seperti penasaran.
“Tergantung, kalo si cowok ngerasa temen barunya itu lebih cantik dari pacarnya, ya bisa aja dia lupa Ma pacarnya,” jawabku sekenanya sambil terkekeh.
“Kalo Mas sendiri gimana? Umpamanya gini, Mas punya temen cewek baru, trus tu cewek ternyata lebih cantik dari pacar Mas. Mas bisa lupa nggak Ma cewek Mas?” tanya dia.
“Hehe,” aku hanya ketawa kecil aja mendengar pertanyaan itu.
“Yee, malah ketawa sih,” katanya sedikit cemberut.
“Ya bisa aja dong. Buktinya sekarang aku deket Ma kamu, aku lupa deh kalo aku udah punya istri,” jawabku lagi sambil tertawa. Read more
Cerita Dewasa – Mama kaulah Gairah jiwaku

Cerita Dewasa – Si mama lama juga membujang mungkin dia kehilangan semua masa-masa indahnya! sejak di jarang dibelai sang laki-laki hidupnya habis dibuat untuk bekerja-dan bekerja sampai-sampai dia melupakan posisinya yang hanya sebagai ibu bukan kepala keluaraga.Tidak ada yang membuatnya merasa patah semangat untuk menjalani semua perkerjaannya,Dia mulai mengajarkan aku bersikap mandiri agar kelak menjadi anak yang kuat.Semua yang dilakukan ibu itu tulus dan iklas agar bisa membahagiakan aku dan mewujudkan semua mimpi-mimpiku.Kagaum sekali aku dengan mama dia bagiku sosok yang handal dalam mendidik dan mengayomi buah hatinya.AKu akn bercerita di ceritadewasaseks.com,perjalan bersama mama yang ku tempuhi dengan penuh nuansa kasih dan nafsu ini awalnya ceritanya,masih ku ingat aku pangggil “Mah, kemana saja sih kok sudah sebulan ini baru datang?”, tanyaku sengit ketika Mama ku datang mengunjungiku di Bandung.
“Mama sudah dapat pacar baru ya? sampe enggak sempet datang? Pokoknya aku enggak mau kalo Mama dapat Papa baru”.
Mama ku terlihat kaget ketika aku marah, padahal beliau baru saja datang dari Jakarta hari jumat sore itu. Tetapi ketika kepalaku di elus-elusnya dan mama mengatakan minta maaf karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan sekaligus juga mengatakan kalau mama tetap sayang denganku, perasaan marahku pun jadi luluh.
“Masak sih Mas (namaku sebenarnya Pur tetapi mama selalu memangggilku Mas sejak aku masih kecil), kamu enggak percaya sama mama? Mama terlalu sayang padamu, jadi kamu jangan curiga kalau mama pacaran lagi”, katanya terisak sambil menciumi pipiku dan akhirnya kami berpelukan.
Setelah makan malam, lalu kami berdua ngobrol di ruang tamu sambil melihat acara TV.
“Mas, rambutmu itu sudah mulai banyak lagi yang putih… sini mama cabutin”, kata mama yang biasanya selalu mencabuti ubanku bila datang ke Bandung. Segera saja aku bergegas ke kamar untuk mengambil cabutan rambut lalu duduk menghadap kearah TV di lantai sambil sandaran di sofa yang diduduki mama. Read more
Cerita Dewasa – Nyokap Gue memeknya emang yahud

Cerita Dewasa – Suntuk banget hari ini jadwa ulangan yang menumpuk dan sederet extrakulikuler belum aku kerjain.Lain kali sich,kalau ada tugas sekolah banyak biasanya nyontoh sama temen satu bangku. Biasa dia nak kutu buku banget hampir separu harinya dihabiskan untuk membaca dan belajar,yah! gak kayak aku in bokap ma nyokap yang sibuk keadaan rumah yang tidak ada yang mengawasi nonto TV,browsing di internet atau abisin waktu main pocker bersama temen-temen sekolah.Enak banget,Sungguh membuat “fun”eh tapi kok urusan sekolah dilalaikan bisa-bisa se isi rumah menghakimiku,Ampun’.Pagi ini aku biasa berangkat dengan menaiki sepeda buntutku,tapi gak apa-apa sambil olahraga kan sehat.Pagi masuk jam pertama biasa guru yang gak aku suka banget”matematika’dengan rumus-rumus yang membuatku pusing.akhirnya sudah kulewati setengah hari belajr di sekolah rasanya lega.kebetulan,Waktu itu di sekolah tepat jam 12.50. Waktu pulang sekolah. Mata ku tertuju pada pemandangan indah. Di halaman sekolah,ku lihat teman2 ku sedang “mengguyur” sarah. Ternyata dia ultah.(kebiasaan anak SMA,xlo ada yg ultah musti di guyur). Kasihan juga ku melihatnya.
Saat teman ku selesai mengguyur serta melempari telur, ku beranikan diri untuk menolong dia. Kebetulan aku kenal dan akrab dengan dia. Ku batu dia membereskan buku2 serta pakaianya.Tiba2, tak sengaja sikut ku menyenggol dada dia yang besar itu (32B).
Aku langsung minta maaf…Tetapi adik ku di sana telah berdiri dan horny banget nih…Pikiran jahat mulai merasuk dalam diriku.
Ku cari akal supaya bisa menikmati tubuh seksinya.Doi tubuhnya langsing,Tinggi 160cm,rambut ikal,kulit putih dan bersih.
Ide pun muncul dalam benak ku.
“Sar,mending kita disini dulu. Nanti kalo disiram lagi gimana?Brabe urusannya”
“Tapi,gimana yah…Gue mo ngeles nih”
“ngeles dalam keadaan begini?Yg bnr ja! Nnti gue bantu ngomong ke nyokap deh.Janji.”



