Daftar Judi Online

Daftar Judi Online

Cerita Dewasa – Dengan Bercinta kuleburkan semua stress ku

January 20, 2010 · Posted in Cerita Seks Perselingkuhan · 1 Comment 

Cerita Dewasa – Ohh..” Herman melenguh nikmat merasakan penisnya membenam di kemaluan Prita. Ditatapnya wajah gadis cantik yang sedang dia perkosa itu selama beberapa saat, seolah sedang menikmati ekspresi Prita yang sangat memelaskan. Herman lalu menggerakkan pantatnya untuk menggenjot vagina gadis itu. Semula sulit sekali, meskipun vagina Prita sudah basah oleh cairan kewanitaan, tapi vagina itu terlalu sempit bagi penisnya yang besar, ditambah cengkeraman vagina gadis itu seolah tidak mau melepaskan penisnya. Prita langsung mengerang kesakitan tiap kali Herman menggerakkan penisnya mengaduk vagina presenter itu. Perlu usaha keras bagi Herman untuk menggenjot vagina Prita, dan itu berarti Prita harus merasakan nyeri luar biasa pada kemaluannya. Tapi setelah beberapa saat, gesekan kemaluan mereka yang menyatu menjadi lancar. Vagina Prita mulai menyesuaikan diri menerima sodokan penis Herman.Sex ternyata begitu nikmat hingga rasa diperkosa yang justru membawa nikmat yang luar biasa,satu kali pecah perawan,sakit dan menyesal sudah terlanjut,Kejadian ini akan ku kemas kembali dan aku bagikan di ceritadewaseks.com.selangkapnya berikut ini:

Suasana di kantor bupati benar-benar tegang. Beberapa petugas berseragam safari hilir mudik dan berjaga di beberapa tempat. Wajah mereka yang kaku cukup untuk menggambarkan setegang apa situasi di tempat itu. Beberapa tamu yang lewat diarahkan kd tempat lain, seolah mencegah mereka untuk memasuki area tertentu. Meski begitu sayup-sayup masih terdengar suara teriakan-teriakan panas dari sebuah ruangan yang tertutup rapat, yang pintunya dijaga oleh dua sekuriti berwajah keras.

Di dalam ruangan, beberapa orang berpakaian safari duduk berhadapan pada sebuah meja besar. Salah satu dari mereka, yang duduk ditempat paling ujung yang biasanya ditempati oleh pemimpin rapat, terlihat terengah-engah dengan wajah merah padam. Orang itu, pria paruh baya agak gemuk dengan rambut tipis beruban, menyeka wajahnya yang berminyak dengan sapu tangan, matanya yang melotot merah menunjukkan kalau dia sedang marah.
“Instruksi dari Bapak Bupati kan sudah jelas!” pria itu membentak sambil menggebrak meja. Orang yang ada di sebelahnya berjengit menjauh.
“Maaf Pak ajudan..” salah satu staf yang duduknya paling dekat mencoba menjawab. “Kita kecolongan, saya sendiri heran dari mana mereka bisa tahu.”
Pria yang disebut ajudan itu melotot ke arah staf tadi.
“Lalu buat apa kamu dibayar?” dia membentak lagi. Staf itu langsung mengkeret lagi.
“Saya tidak mau tahu! Instruksi Pak Bupati sudah jelas. Reporter itu harus dihentikan.”

Rapat hari itu bubar tanpa ada keputusan pasti. Si Ajudan terlihat sibuk menerima panggilan lewat ponselnya, dia berjalan mondar-mandir di ruangan itu sambil bergumam tidak jelas.
Semua itu berawal dari sebuah berita koran lokal yang menyebutkan bahwa Pak bupati telah melakukan korupsi dengan cara menggelapkan pendapatan asli daerah. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, mencapai triliunan rupiah. Tidak mengherankan. Sebagai bupati di Kalimantan yang kaya akan sumber daya alam, tentu pendapatan daerahnya bisa mencapai puluhan triliun per tahun.
Celakanya, berita itu tercium oleh tim dari MetroTV yang memang sangat jeli dalam mendapatkan berita-berita semacam itu. Kalau berita itu tercium sampai ke pusat, maka bisa dipastikan hampir seluruh pejabat daerah tersebut bakal masuk penjara. Hal itulah yang sangat ditakuti oleh sang bupati. Sebagai penguasa daerah yang kaya-raya, bupati di sana ibarat raja, perintahnya sangat dijunjung tinggi. Mengusik bupati sama dengan cari mati.
***
Read more