Daftar Judi Online

Cerita dewasa – Seks antara keponakan dan Om

November 17, 2010 · Posted in cerita dewasa sedarah · 4 Comments 

Cerita Dewasa – Habis isi pulsa,tapi mau kugunakan apa aku bingung,mau telpon orang terdekat ya gak punya problem yang harus dibicarakan jadi sebaiknya aku gunakan untuk apa’. Masih bingung sambil duduk di sebuah sofa di depan ku masih terhidang sepotong cake manis dan kopi susu,aku bairkan saja dulu. Terbersit sekilas ide cantik. Bayangan keponakan nakal “Febi’ kok banyak banget dikepala,akhirnya ku putuskan untuk meneleponnya,sudah lama gak denger suaranya yang centil dan genit.kehadirannya dan suaranya kadang aku rindukan membuat segala yang ku pikirkan dangkal jadi terang kembali,ku coba Berkali kali kucoba menghubungi HP Febi, dia keponakanku yang kuliah di Semarang, tapi selalu dijawab si Veronica,Wow,sebal banget suaranya bukan dari orang yang aku harapkan melainkan sekretaris nasional dari Telkomsel. Akhirnya aku spekulasi untuk langsung saja ke tempat kost-nya, aku masih punya waktu 2 jam sebelum schedule pesawat ke Jakarta, rasanya kurang pantas kalau aku di Semarang tanpa menengok keponakanku yang sejak SMP ikut denganku.

Read more

Cerita Dewasa – Mama kaulah Gairah jiwaku

October 23, 2009 · Posted in cerita dewasa sedarah · 2 Comments 

cerita seks sedarah

Cerita Dewasa – Si mama lama juga membujang mungkin dia kehilangan semua masa-masa indahnya! sejak di jarang dibelai sang laki-laki hidupnya habis dibuat untuk bekerja-dan bekerja sampai-sampai dia melupakan posisinya yang hanya sebagai ibu bukan kepala keluaraga.Tidak ada yang membuatnya merasa patah semangat untuk menjalani semua perkerjaannya,Dia mulai mengajarkan aku bersikap mandiri agar kelak menjadi anak yang kuat.Semua yang dilakukan ibu itu tulus dan iklas agar bisa membahagiakan aku dan mewujudkan semua mimpi-mimpiku.Kagaum sekali aku dengan mama dia bagiku sosok yang handal dalam mendidik¬† dan mengayomi buah hatinya.AKu akn bercerita di ceritadewasaseks.com,perjalan bersama mama yang ku tempuhi dengan penuh nuansa kasih dan nafsu ini awalnya ceritanya,masih ku ingat aku pangggil “Mah, kemana saja sih kok sudah sebulan ini baru datang?”, tanyaku sengit ketika Mama ku datang mengunjungiku di Bandung.

“Mama sudah dapat pacar baru ya? sampe enggak sempet datang? Pokoknya aku enggak mau kalo Mama dapat Papa baru”.
Mama ku terlihat kaget ketika aku marah, padahal beliau baru saja datang dari Jakarta hari jumat sore itu. Tetapi ketika kepalaku di elus-elusnya dan mama mengatakan minta maaf karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan sekaligus juga mengatakan kalau mama tetap sayang denganku, perasaan marahku pun jadi luluh.

“Masak sih Mas (namaku sebenarnya Pur tetapi mama selalu memangggilku Mas sejak aku masih kecil), kamu enggak percaya sama mama? Mama terlalu sayang padamu, jadi kamu jangan curiga kalau mama pacaran lagi”, katanya terisak sambil menciumi pipiku dan akhirnya kami berpelukan.
Setelah makan malam, lalu kami berdua ngobrol di ruang tamu sambil melihat acara TV.
“Mas, rambutmu itu sudah mulai banyak lagi yang putih… sini mama cabutin”, kata mama yang biasanya selalu mencabuti ubanku bila datang ke Bandung. Segera saja aku bergegas ke kamar untuk mengambil cabutan rambut lalu duduk menghadap kearah TV di lantai sambil sandaran di sofa yang diduduki mama. Read more